bambang.wijonarko08's blog

mencari dan memberi yang terbaik

Nah, postingan berikut merupakan bagian terakhir dari kajian usability web belanjabatik.com yang melanjutkan poin-poin heuristic evaluation sebelumnya.

8. Aesthetic and minimalist design
Pada situs ini, pilihan kategori produk ditampilkan dalam bentuk list tanpa menggunakan menu popup, namun sudah dikelompokkan berdasarkan jenisnya

Pada dasarnya, informasi yang tersedia dalam web ini cukup relevan, ada juga informasi terkait berita dan artikel batik. Selain itu, terdapat pula link untuk informasi lebih lanjut ke situs jejaring sosial dan link ke jasa pengiriman produk.

9. Help users recognize, diagnose, and recover from errors
Jika terjadi kesalahan yang dilakukan pengguna ketika login,  maka akan muncul pesan kesalahan bahwa field isian kosong dan harus dilengkapi. Begitu pula pesan kesalahan yang muncul ketika registrasi pengguna belum mengisikan alamat email maka akan muncul pesan berikut :

10. Help and documentation
Situs ini juga menyediakan bantuan yang berisi informasi tentang penggunaan sistem yang terdapat pada menu utama yaitu Cara Pemesanan, Pembayaran & Pengiriman. Misalkan pengguna memilih menu Cara Pembelian maka akan ditampilkan informasi detail mengenai cara pemesanan yang dapat dilakukan dan langkah – langkah untuk melakukan pilihan pemesanan tersebut.

Demikian kajian usability web belanjabatik.com berdasarkan Nielsen’s Heuristic Evaluation. Secara keseluruhan usability situs ini sudah cukup baik, mudah dipelajari, dan efisien. Hanya saja masih ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. Semoga bermanfaat, terima kasih

Postingan ini merupakan kelanjutan dari pembahasan usability web untuk poin-poin selanjutnya dari situs belanjabatik.com

4. Consistency and Standards
Ketika memilih suatu kategori produk, maka akan ditampilkan daftar produk yang sesuai atribut informasi produk yang seragam pada setiap produk yang berupa kode, nama, ukuran, harga, dan gambar produk seperti tampilan berikut :

Ada bagian yang tidak konsisten ketika pengguna melakukan transaksi pembelian, ternyata halaman berubah menjadi lebih lebar. Hal ini cukup mengganggu perhatian pengguna dengan perubahan tampilan pada halaman tersebut.

5. Error prevention
Untuk melakukan pembelian, pengguna harus login sebagai member terlebih dahulu. Jika pada form login ada field yang kosong, maka akan muncul konfirmasi untuk melengkapi username dan password.

Bagi pengguna yang belum terdaftar, maka harus melakukan registrasi. Pada form isian registrasi juga ada konfirmasi untuk mengisi field yang kosong jika informasi yang diisikan belum lengkap.

Pada bagian keranjang belanja tidak terdapat konfirmasi saat pengguna memilih untuk mengedit dan menghapus produk, sehingga perubahan akibat aksi yang dilakukan terjadi tanpa adanya konfirmasi.

6. Recognition rather than recall
Jika pengguna yang telah menjadi member ingin mengubah informasi mengenai data personal, maka akan ditampilkan halaman yang dapat langsung diupdate sehingga dapat mengurangi beban memori pengguna.

7. Flexibility and efficiency of use
Dari halaman utama, pengguna dapat dengan mudah memilih produk pada kategori yang ada atau mengklik gambar produk yang ditampilkan di halaman utama.

Selanjutnya pengguna dapat melihat detil produk dan melanjutkan transaksi jika sudah login. Selain itu, jika telah memilih produk yang akan dibeli, pengguna dapat menambahkan produk yang akan dibeli tanpa harus login kembali dangan mengklik tombol Belanja Lagi, sehingga dapat mempermudah pengguna dalam melakukan task pembelian.

Postingan kali ini akan melanjutkan pembahasan mengenai web usability dari situs belanjabatik.com

1. Visibility of System Status

Menu utama pada situs ini terdapat di bagian kiri,  ketika melakukan mouseover maka menu yang dipilih akan berubah warna dan jika kita mengklik salah satu menu, maka menu yang dipilih akan ditandai dengan perubahan warna.

Begitu pula ketika kita melakukan mouseover  pada kategori produk dan memilih salah satu produk.

Misalkan pengguna memilih kategori produk untuk hem batik pada baju batik pria, maka akan ada pilihan kategori lain di atas navigasi. Pilihan kategori tersebut akan berubah saat dimouseover, hanya saja kurang menunjukkan bahwa itu merupakan link ke kategori lain.

Sistem cukup memberi tahu keberadaan pengguna, hanya saja situs ini tidak menyediakan bread crumb untuk semua aksi yang dilakukan pengguna sebagai navigasi jika ingin mengetahui posisi dan ingin berpindah ke halaman sebelumnya.

2. Match Between System and Real World

Secara umum bahasa yang digunakan pada web ini adalah bahasa Indonesia, namun terdapat beberapa bagian yang tidak konsisten dalam penggunaan bahasa namun cukup sering digunakan dalam keseharian. Misalkan kita pilih kategori baju batik pria sebagai berikut :

Situs ini juga menggunakan icon yang sering digunakan sebagai penanda aksi yang dapat dilakukan pengguna. Untuk pengguna yang telah login maka terdapat menu member yang berupa icon. Begitu juga terdapat pilihan berupa icon pada bagian detil produk seperti berikut:

3. User Control and Freedom

Jika pengguna memilih pilihan suatu detail produk dan ternyata salah, maka pengguna dapat keluar dari keadaan akibat pilihan yang salah tersebut dengan mengklik tombol Kembali.

Begitu pula jika pengguna ternyata salah melakukan pemesanan produk, maka transaksi dapat dibatalkan dan kembali ke halaman sebelumnya dengan mengklik tombol  Batal.



Pada kesempatan ini saya akan mereview web usability dari suatu situs e-commerce Indonesia yang merupakan salah satu tugas mata kuliah Interaksi Manusia Komputer. Situs yang akan direview yaitu belanjabatik.com yang menyediakan layanan penjualan batik secara online. Berikut adalah screenshoot awal web tersebut :

Menurut Jacob Nielsen, usability adalah atribut kualitas yang menilai seberapa mudah user interface untuk digunakan yang mengacu pada metode untuk meningkatkan kemudahan penggunaan selama proses desain.

Usability didefinisikan oleh lima komponen berikut:
1. Learnability : Seberapa mudah pengguna untuk menyelesaikan task-task dasar pertama kalinya mereka bertemu desain?
2. Efisiensi : Seberapa cepat pengguna dapat melakukan task-task setelah pengguna mempelajari desain?
3. Memorability : Seberapa mudah pengguna dapat menggunakan desain dengan baik setelah suatu periode tidak menggunakannya?
4. Errors : Berapa banyak kesalahan yang dibuat pengguna, seberapa parah kesalahan ini, dan bagaimana pengguna dapat dengan mudah memperbaiki kesalahan?
5. Satisfaction : Bagaimana tingkat kepuasan pengguna dalam menggunakan desain?

Dalam melakukan evaluasi usability suatu antarmuka, Nielsen juga mengembangkan metode Heuristic Evaluation untuk membantu mengidentifikasi masalah yang terkait rancangan antarmuka. Nielsen Heuristic Evaluation meliputi :

1. Visibility of system status : Sistem dapat memberikan informasi kepada pengguna tentang apa yang terjadi pada system.
2. Match between system and the real world : Sistem harus ‘berkomunikasi’ dalam bahasa yang biasa digunakan oleh pengguna. Kata, frasa, dan istilah yang digunakan mengikuti kebiasaan yang ada.
3. User control and freedom : Pengguna kadang memilih pilihan yang salah dan memerlukan opsi ‘emergency exit’. Pengguna dapat keluar dari keadaan akibat pilihan yang salah tersebut tanpa perlu melewati kegiatan tambahan lainnya. Adanya dukungan undo dan redo.
4. Consistency and standards : Pengguna tidak harus berpikir apakah kata, situasi, dan aksi yang berbeda ternyata memiliki arti yang sama.
5. Error prevention : Sistem didesain sehingga mencegah pengguna melakukan kesalahan dalam penggunaan sistem. Bisa dilakukan dengan menggunakan pilihan konfirmasi.
6. Recognition rather than recall : Meminimalkan beban memori pengguna dengan membuat objek, aksi, dan pilihan yang ada visible (jelas).
7. Flexibility and efficiency of use : Mempermudah pengguna untuk melakukan kegiatannya dengan lebih cepat.
8. Aesthetic and minimalist design : Dialog seharusnya tidak mengandung informasi yang tidak relevan atau tidak terlalu diperlukan.
9. Help users recognize, diagnose, and recover from errors : Pesan kesalahan harus dijelaskan dalam bahasa yang jelas, menjelaskan masalah dan memberikan solusi.
10. Help and documentation : Sistem menyediakan bantuan dan dokumentasi yang berisi informasi tentang penggunaan sistem.

Untuk pembahasan mengenai web usability selengkapnya akan dibahas pada postingan selanjutnya.

Website ini menampilkan visualisasi informasi tentang data penerapan Broadband di dunia yang dikelompokkan berdasarkan bagian benua. Alamat web ini http://www.akamai.com/html/technology/dataviz5.html. Informasi yang disajikan berupa gambaran peta dunia yang disertai dengan indikator berupa titik-titik yang menunjukkan beberapa kota terkemuka di dunia. Tingkat penggunaan broadband dikategorikan dengan menggunakan warna yang berbeda yang menunnjukkan dari tingkatan rendah sampai tinggi. Berikut ini screenshoot web tersebut.

Saat memilih bagian benua yang akan ditampilkan, maka visualisasi informasi ditampilkan dengan animasi yang bergerak menyebar secara perlahan hingga seluruh informasi ditampilkan. Pada setiap kota yang diarahkan kursor terdapat informasi detail tentang pengunaan broadband dan kecepatan rata-ratanya. Informasi tersebut juga ditampilkan dengan animasi yang menarik.

Selain itu, website ini juga menyajikan informasi  mengenai history penggunaan broadband secara aktual setiap bulan yang dikategorikan sesuai bagian benua. Informasi tersebut disuguhkan dalam bentuk grafik linear dimana tiap plot menunjukkan detail penggunaan broadband. Terdapat pula data statistik yang disajikan dengan diagram batang yang menginformasikan detail persentase tingkatan penggunaan broadband.

Secara umum visualisasi informasi  pada web ini disajikan sederhana namun cukup memberikan detail informasi aktual yang cukup lengkap, hanya saja informasi yang disampaikan dalam web ini masih terbatas kota-kota yang cukup terkemuka di dunia saja, belum mencakup seluruh kota di dunia.

Sebagai tambahan web ini juga memberikan pilihan untuk penyajian visualisasi informasi mengenai Real Time Web Monitor dan Network Performance Comparison antara dua kota di dunia. Cukup sekian review singkat mengenai web ini, semoga bermanfaat.

Berikut ini adalah hasil review usability dari sebuah website yang pemerintah kabupaten Pekalongan dengan alamat http:/www.pekalongankab.go.id. Ini merupakan screenshoot web tersebut.

Sekilas interface website tampak cukup baik, namun setelah diamati ternyata di bagian header seperti ada bagian yang terpotong, benar saja ada bagian menu di header yang tidak terlihat jika tidak diarahkan dengan kursor.

Di website tersebut juga ada fitur menampilkan konten dalam bahasa Inggris (English version), namun apa yang terjadi? Ternyata ada bagian yang belum diterjemahkan.

Setelah diamati lagi, ada kolom jajak pendapat di bagian kiri, lalu jajak pendapat tentang apa? Tidak ada topik yang ditampilkan untuk jajak pendapat,


Di bagian kiri website juga ada kolom menu utama yang berisi beberapa bagian, namun tidak ada petunjuk bahwa ternyata ada beberapa bagian yang memiliki sub-bagian di sebelah kanannya, hal ini mungkin dapat pula mengurangi informasi yang tersampaikan kepada pengguna mengenai sub-bagian yang agak tersembunyi.

Secara keseluruhan lebar website ini juga terlihat sempit sehingga konten website agak terlalu panjang ke bawah. Demikian review singkat dari web tersebut. Terima kasih.